Penyakit Kurap : Pengertian, Penyebab, Dan Cara Mengobati Kurap

Kurap adalah penyakit kulit yang ditandai dengan munculnya ruam merah berbentuk lingkaran dan terasa gatal. Bentuk kurap ini terlihat hampir mirip dengan penyakit psoriasis, yaitu tebal dan bersisik pada kulit.

 

Penyebab kurap adalah infeksi jamur dan dapat menyebar apabila kontak langsung dengan penderitanya atau benda yang sudah terkontaminasi jamur tersebut.

 

Kenali penyebab serta gejala kurap selengkapnya pada penjelasan di bawah ini.

 

Apa itu Kurap?

 

Sebenarnya, apa itu kurap? Kurap adalah penyakit kulit berupa timbulnya ruam merah berbentuk lingkaran dan tebal.

 

Ruam merah dari kurap juga bersisik. Tepian pada ruam merah umumnya terdapat lentingan atau lepuhan yang berjajar dan berisi air. Namun, lentingan berisi air tersebut tidak sebesar cacar air.

 

Istilah lain dari kurap adalah ringworm karena bentuknya terlihat seperti cacing yang melingkar layaknya cincin.

 

Masalah kulit satu ini disebabkan oleh infeksi jamur.

 

Area yang dapat menjadi tempat tumbuhnya jamur dan menyebabkan munculnya kurap di antaranya yaitu kepala, tangan, kaki, wajah, atau bahkan selangkangan.

 

Kurap adalah masalah kulit yang terasa gatal, sehingga cukup mengganggu penderitanya.

 

Kudis, kadas, dan kurap sering kali dikaitkan satu sama lainnya. Banyak orang berasumsi  bahwa kudis, kadas, dan kurap adalah tiga jenis penyakit kulit yang berbeda.

 

Perlu diluruskan, kadas dan kurap adalah penyakit kulit yang sama. Ya, kadas merupakan nama lain dari kurap selain ringworm. Maka dari itu, tidak ada perbedaan kadas dan kurap.

 

Sedangkan, perbedaan antara kudis dan kurap adalah penyebabnya. Kurap merupakan penyakit kulit yang diakibatkan oleh infeksi jamur.

 

Di sisi lain, kudis disebabkan oleh tungau kecil yang menggigit serta bersembunyi di dalam kulit.

 

Baca juga: Kenali Ragam Pengobatan dan Pencegahan Psoriasis

 

Penyebab Kurap

 

Seperti yang sudah sempat disinggung sebelumnya, penyebab kurap adalah infeksi jamur.

 

Beberapa jenis jamur yang menjadi penyebab kurap yaitu Epidermophyton, Microsporum, serta Trichophyton.

 

Kurap ditularkan melalui kontak langsung dengan pengidapnya, baik manusia maupun hewan.

 

Atau, penyakit kulit ini juga dapat terjadi apabila seseorang menyentuh benda yang sudah terkontaminasi oleh jamur penyebab kurap.

 

Gejala Kurap

 

Gejala kurap akan diawali dengan munculnya ruam merah berbentuk lingkaran dan bersisik pada kulit. Selain itu, kurap juga akan terasa sangat gatal.

 

Ruam tersebut dapat meluas apabila tidak ditangani sesegera mungkin.

 

Apabila terjadi pada kuku, gejala kurap ditandai dengan adanya penebalan pada jaringan di bawah kuku.

 

Kuku yang terdapat kurap ini juga mudah rapuh serta berubah warna menjadi putih buram.

 

Cara Mengobati Kurap

 

Penggunaan salep antijamur dinilai menjadi cara menghilangkan kurap yang cukup efektif. Adapun salep yang biasa digunakan untuk mengobati kurap antara lain:

 

  • Clotrimazole
  • Naftifine
  • Ketoconazole
  • Miconazole

 

Namun, jika infeksi jamur kurap sudah cukup parah, dokter biasanya akan meresepkan obat antijamur berbentuk tablet.

 

Obat antijamur berbentuk tablet ini di antaranya yaitu terbinafine, fluconazole, itraconazole, serta griseofulvin. Perlu diingat, penggunaan obat-obatan tersebut harus sesuai dengan anjuran dokter, ya.

 

Di samping itu, Anda dapat melakukan perawatan mandiri di rumah untuk mempercepat proses penyembuhan kurap.

 

Cara menghilangkan kurap yang dapat Anda lakukan secara mandiri yaitu:

 

  • Gunakan pakaian longgar. Anda disarankan untuk menghindari pakaian berbahan kasar yang dapat memicu iritasi.
  • Segera bawa hewan peliharaan ke dokter hewan apabila juga terindikasi mengalami kurap.
  • Hindari menggaruk ruam merah dari kurap yang terasa gatal. Anda dapat menggunakan salep apabila rasa gatalnya tidak tertahankan.
  • Rutin membersihkan rumah serta lingkungan sekitar.
  • Cuci sprei tempat tidur yang digunakan setiap hari terlebih ketika masih mengidap kurap.

 

Baca juga: Mengenal Penyebab Biduran, Gejala dan Cara Mengobatinya

 

Pencegahan Kurap

 

Sebagai langkah pencegahan terjadinya kurap, Anda dapat menjaga kebersihan diri serta lingkungan sekitar.

 

Berikut langkah pencegahan kurap yang dapat Anda terapkan:

 

  • Tidak menggunakan barang pribadi milik orang lain.
  • Rutin memandikan hewan peliharaan serta membersihkan kandangnya, minimal satu minggu sekali.
  • Selalu pastikan area kulit bersih dan tidak terlalu lembap untuk menghindari tumbuhnya bakteri dan jamur.
  • Selalu mencuci tangan setelah memegang benda atau hewan peliharaan atau pasca berkebun.
  • Ganti pakaian setiap hari. Hindari menggunakan pakaian yang sudah lembap.
  • Sebisa mungkin, hindari mengenakan pakaian yang tidak dapat menyerap keringat dengan baik.

 

Kesimpulannya, kurap adalah penyakit kulit yang terjadi karena infeksi jamur sehingga dapat diobati menggunakan salep antijamur.

 

Namun, apabila gejala kurap tidak membaik setelah 2 minggu diobati dengan salep, segera konsultasikan hal tersebut ke dokter spesialis kulit dan kelamin agar dapat ditangani lebih lanjut.